Analisis Keragaman Plasma Nutfah Durian di Provinsi Bengkulu Berdasarkan Karakter Morfologi

Miswarti Miswarti, W. E. Putra, Dedi Sugandi

Abstract


Abstract

Durian is a tropical fruit species that grows in Indonesia, including in Kalimantan and Sumatra. Durian has a distinctive flavor and aromatic with diverse morphological characteristics. The research was conducted from March to August 2015 in Central Bengkulu district, Rejang Lebong, and Lebong (Bengkulu Province). The aims of this research were to determine the morphological variability and relationship among the durian accessions based on the morphological characteristics. The method used was exploration and in situ observation. Twenty nine of durian genotypes with fruiting stage were collected and observed according to the standard criteria. Relationship among the genotypes was analysed using NTSYSpc 2.1 software. Based on relationship analysis of the 35 morphological characters, four genotypes were grouped by similarity of 59–84%. The genotype that had a very close relationship were genotypes #27 and #33. The best performance genotype was D10.  Abstrak Durian merupakan salah satu jenis tanaman buah tropis yang banyak tumbuh di Indonesia, seperti Kalimantan dan Sumatra. Durian mempunyai rasa dan aroma yang khas serta bentuk morfologi yang beragam. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Agustus 2015 di Kabupaten Bengkulu Tengah, Rejang Lebong, dan Lebong (Provinsi Bengkulu). Tujuan penelitian ialah mengetahui tingkat keragaman dan potensi durian di Provinsi Bengkulu. Metode yang digunakan ialah jelajah dan observasi tanaman durian secara in situ. Sebanyak 29 genotipe tanaman durian yang telah berbuah digunakan sebagai sampel tanaman dan diamati sesuai kriteria standar yang telah ditetapkan. Analisis data kekerabatan dilakukan menggunakan program NTSyspc 2.1. Hasil analisis kekerabatan dari 35 karakter morfologis yang diamati (kualitatif dan kuantitatif) diperoleh kesimpulan (1) terdapat keragaman yang tinggi pada karakter tebal daging buah, kemerekahan kulit buah setelah panen, jumlah biji, kerapatan duri, bobot buah, bobot biji, dan bobot daging buah; (2) koefisien kemiripan sebesar 59–84%. Genotipe yang mempunyai kekerabatan yang sangat dekat adalah genotipe 27 dan 33. Genotipe yang mempunyai penampilan terbaik ialah D10. 

Keywords


Keragaman; karakter morfologi; olasma nutfah; durian

Full Text:

PDF

References


Astaman, M. (2007) Durian bukan buah terlarang. [Online] Tersedia pada: http://ditbuah.hortikultura. deptan.go.id [Diakses 23 Oktober 2016].

Badan Pusat Statistik Provinsi Bengkulu (2012) Provinsi Bengkulu dalam angka. Bengkulu, Badan Pusat Statistik Provinsi Bengkulu.

Irawan, B., Kusmoro, J. & Rahayuningsih, S.R. (2007) Kajian taksonomi kultivar durian di Kabupaten Subang, Jawa Barat. [Online] Tersedia pada: http://repository.unpad.ac.id/2156/1/kajian_taksonomi_kultivar_durian.pdf [Diakses 5 September 2016].

Kementerian Pertanian (2005) Keputusan Menteri Pertanian Nomor 493/Kpts/S.R.120/12/2005 tentang Pelepasan Durian Bentara Sebagai Varietas Unggul. [Online] Tersedia pada: http://perundangan. pertanian.go.id/admin/file/SK-493-05.pdf [Diakses 10 Oktober 2016].

Lestari, S., Fitmawati, F. & Wahibah, N.N. (2011) Keanekaragaman durian (Durio zibethinus Murr.) di Pulau Bengkalis berdasarkan karakter morfologi. Buletin Kebun Raya, 14 (2), 2944.

Rohlf, F.J. (2000) NTSYSpc (Numerical Taxonomy and Multivariate Analysis System Versi 2.1) User Guide. New York, Departement of Ecology and Evolution State, University of New York.

Sa’diyah, N., Basoeki, T.R., Putri, A.E., Maretha, D. & Utomo, S.D. (2009) Korelasi, keragaman genetik, dan heritabilitas karakter agronomi kacang panjang populasi F3 keturunan persilangan Testa Hitam  Lurik. Jurnal Agrotropika, 14 (1), 3141.

Simmons, N.W. 1979. Evolution of crop plants longman. London and New York, Wiley-Blackwell.

Sokal, R.H. & Sneath, P.A. (1963) Principles of numerical taxonomy. San Fransisco, W.H. Freeman and Co.

Suratman, D., Priyanto, D. & Setyawan, A.D. (2000) Analisis keragaman genus Ipomoea berdasarkan keragaman morfologi. Biodiversitas, 1 (2), 72–79.

Upov (2013) Durian (Durio zibethinus L. Murr). Guidelines for the conduct of tests for distinctness, uniformity and stability. East Asia Plant Variety Protection Forum.

Wiryanta, B.T.W. (2008) Panen durian di pekarangan rumah. Jakarta, PT Agromedia Pusaka.

Yuniarti (2011) Inventarisasi dan karakterisasi morfologis tanaman durian (Durio zibethinus Murr.) di Kabupaten Tanah Datar. [Online] Tersedia pada:

http://repository.unand.ac.id/16791/1/Jurnal_Yuniarti_07111011.pdf [Diakses 15 November 2016].




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/blpn.v23n1.2017.p%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Buletin Plasma Nutfah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


       


Buletin Plasma Nutfah

Jalan Tentara Pelajar 3A, Bogor 16111
Jawa Barat, Indonesia
Telepon: (0251) 8339793, 8337975
Fax: (0251) 8338820
E-mail: buletin.plasmanutfah@gmail.com
Website: http://biogen.litbang.pertanian.go.id

P-ISSN : 1410-4377
E-ISSN : 2549-1393

Akreditasi Nomor: 598/AU3/P2MI-LIPI/03/2015




View My Stats