Sidik Lintas Karakter Agronomi dan Ketahanan Hama Pengisap Polong terhadap Hasil Plasma Nutfah Kedelai

nFN Asadi

Abstract


Path Analysis of Agronomic Characters and Resistance to Pod Sucker Bug on Yield of Soybean Germplasm. Asadi. Soybean productivity was still low and unstable that commonly caused by pest attack and disease. Pod sucking insect pest is most serious pest of soybean that reduce seed production. Riptortus linearis is the most dominant pest of pod sucking bug of soybean. Planting of resistant variety is one of the biological control. To support the soybean breeding program for pod sucking pest resistance, the availability of sources of resistance genes is needed. Sources of resistance genes are obtained by evaluating and identifying of soybean germplasm. Based on soybean germplasm evaluation, it can be identified sources of resistance genes that can be used as the base material of soybean breeding programs for pod sucking pest resistance. How influence of independent variable (Xi) such as agronomic characters and resistance to pod sucking on seed yield as the dependent variable (Yi) of soybean germplasm, can be estimated by path analysis. By knowing the characters that influence the seed yield directly, so the character is going to be used for selection of soybean yield of germplasm. Based on 103 evaluations of soybean germplasm, as much as 5 accessions (B3778, B4400, B3802, B4176, and B2973) were identified as the resistant accessions, while accessions B4142, B4417 (Panderman), and the B3462 were most susceptible to pest of pod sucking bug. The seed size or pod size of soybean germplasm correlated positively and significantly on resistance to pod sucking bug. Multiple regression analysis indicated that the plant height (X3), and pod sucking bug attack (X7) significantly affect seed yield of soybean germplasm. The higher plant, the lower pod sucking bug attack, the higher soybean yield. Path analysis showed that plant high character (X3) affected the seed yield of soybean germplasm directly, indicating that the plant high character can be used for the selection of seed yield of soybean germplasm. Number of pods per plant (X5) by the effect of plant high (X3) affects the grain yield (Y) of soybean germplasm indirectly.

 

Abstrak

Produktivitas kedelai yang masih rendah dan beragam disebabkan antara lain oleh masih tingginya serangan hama dan penyakit. Pengisap polong tergolong hama utama yang cukup serius mempengaruhi hasil kedelai. Reptortus linearis merupakan hama yang paling dominan menyerang tanaman kedelai. Penggunaan varietas tahan merupakan salah satu cara pengendalian yang ramah lingkungan. Untuk mendukung program pemuliaan kedelai terhadap ketahanan hama pengisap polong, ketersediaan sumber gen tahan sangat diperlukan. Sumber gen tahan diperoleh dengan cara mengevaluasi dan mengidentifikasi sejumlah plasma nutfah kedelai yang tersedia. Dari hasil evaluasi diharapkan akan teridentifikasi sumber gen tahan yang dapat digunakan sebagai bahan dasar untuk program pemuliaan kedelai terhadap ketahanan hama pengisap polong. Sebarapa jauh pengaruh karakter agronomi dan ketahanan terhadap hama pengisap polong sebagai variabel bebas (Xi) terhadap hasil biji sebagai variabel tak bebas (Yi) pada plasma nutfah kedelai dapat diketahui melalui analisis lintasan. Dengan mengetahui karakter yang berpengaruh langsung terhadap hasil, maka karakter tersebut dapat digunakan untuk seleksi terhadap hasil kedelai. Berdasarkan hasil evaluasi 103 plasma nutfah kedelai, sebanyak lima aksesi telah diidentifikasi (B3778, B4400, B3802, B4176, dan B2973) sebagai aksesi yang tahan, sedangkan aksesi B4142, B4417 (Panderman), dan B3462 termasuk paling rentan terhadap hama pengisap polong. Ukuran biji yang dicerminkan oleh besarnya polong berkorelasi positif dan nyata dengan kerentanan terhadap hama pengisap polong. Analisis regresi berganda mengindikasikan bahwa tinggi tanaman (X3) dan tingkat serangan hama pengisap polong (X7) berpengaruh nyata terhadap hasil biji kedelai. Semakin tinggi tanaman dan semakin rendah serangan hama pengisap polong maka semakin tinggi hasil. Analisis sidik lintas menunjukkan bahwa sumbangan tinggi tanaman (X3) besar dalam menentukan hasil (Y). Artinya, karakter tinggi tanaman dapat digunakan untuk seleksi terhadap hasil biji kedelai. Jumlah polong per tanaman (X5) tidak langsung menentukan hasil biji (Y) kedelai dengan adanya peran tinggi tanaman (X3).


Keywords


Germplasm; soybean; path analysis; agronomic characters; pod-sucking pest.

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21082/blpn.v18n1.2012.p1-8

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Buletin Plasma Nutfah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


           

     


Buletin Plasma Nutfah

Jalan Tentara Pelajar 3A, Bogor 16111
Jawa Barat, Indonesia
Telepon: (0251) 8339793, 8337975
Fax: (0251) 8338820
E-mail: buletin.plasmanutfah@gmail.com
Website: http://biogen.litbang.pertanian.go.id

P-ISSN : 1410-4377
E-ISSN : 2549-1393

Akreditasi Nomor: 21/E/KPT/2018




View My Stats